Langsung ke konten utama

PEMANASAN GLOBAL DI DUNIA



Pemanasan global saat ini menjadi perhatian khusus bagi sebagian besar negara-negara di dunia. Aktivitas manusia menghasilkan gas dalam efek rumah kaca dalam jumlah yang besar terutama karbon dioksida (CO2) yang terakumulasi di dalam atmosfer bumi yang dapat mengakibatkan perubahan iklim suatu negara bahkan di seluruh dunia. Kerusakan yang parah mungkin akan segera terjadi dan sedikit demi sedikit perubahan iklim di dunia akan mengarah kepada bencana yang ekstrim. Salah satu hal yang harus dilakukan manusia adalah dengan mengendalikan efek rumah kaca yang terdapat dalam ozon bumi agar jumlahnya tidak semakin bertambah. Hal tersebut harus dilakukan meskipun terdapat dampak perekonomian yang mungkin muncul dari tindakan tersebut. CO2 merupakan gas yang dapat menimbulkan efek rumah kaca. Gas tersebut dihasilkan dari proses pembakaran bahan bakar yang melepaskan gas-gas polutan, termasuk diantaranya adalah CO2 tersebut. Pengurangan terhadap emisi CO2 mungkin akan berdampak pada kegiatan ekonomi, karena sebagian besar aktivitas perekonomian yang meliputi produksi, distribusi, dan konsumsi berasal dari bahan bakar fosil. Dengan demikian,diperlukan adanya suatu kebijakan khusus yang dapat mengendalikan jumlah emisi Karbon yang terdapat pada lapisan ozon bumi. Atas dasar itulah muncul table seperti Gambar 1 dan 2.


Gambar 1. Tabel Negara Peningkatan CO2 Terbesar di Dunia



Gambar 2. Tabel Negara Penurunan CO2 Terbesar di Dunia

         Dari Gambar 1 terdapat 10 negara dengan peningkatan emisi karbon terbesar didunia dan Gambar 2. Terdapat 10 negara dengan penurunan emisi karbon terbesar didunia. Setelah membaca beberapa artikel di internet, saya memutuskan tugas ke 2, kuliah Energi & Lingkungan tidak memilih Negara seperti pada gambar 1 dan 2. Saya memilih Swedia karena salah satu Negara yang berwarna hijau yang menerapkan Carbon Tax pertama di dunia selain Finlandia. Saya tidak memilih Finlandia,  karena menurut Gambar 3. Swedia memiliki Index Perubahan iklim dan emisi CO2 yang lebih baik dari pada Finlandia.


Gambar 3. Climate Change Performance Index 2015




Komentar